Home Indutri Pembuat Miras Palsu Digrebek

Pasuruan : Berbekal laporan masyarakat, jajaran kepolisian Polres Pasuruan menggerebek Home Industri minuman keras (miras) di dusun Tamanan, desa Rombokulon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Home industri ini diduga tidak memiliki ijin dan menjual mirasn palsu yang bisa mengakibatkan kematian.

Kurang lebih miras palsu berjenis Mansion House dan Vodka, siap dioplos kini di sita oleh petugas kepolisian. Dalam pengerebekan ini sepasang suami-istri (pasutri) yaitu Abdul Rochim, 55, Indah, 47 tertangkap basah karena sedang mengopolos minuman berjenis Mansion House di rumahnya, kini jajaran kepolisian menggelandang tersangka pasutri ke Polres Pasuruan.

“Kemarin malam, kami mendapatkan SMS dari salah satu warga sekitar di daerah tersebut ada home Industri miras palsu (oplosan). Setelah apel pagi, jajaran kami langsung menggerebeknya,” ungkap AKP Yusuf Anggi SH, Kasat Narkoba, Senin (27/04)miras-1.

Penggerebekan di mulai pukul 08.00 WIB yang di pimpin langsung oleh AKP Yusuf Anggi SH, Kasat Narkoba dan puluhan personil kepolisian Polresta Pasuruan. Saat di grebek polisi mendapati ribuan lebih miras palsu berjenis Mansion House siap oplos. Polisi langsung melakukan penyitaan dan menggelandang sepasang pasutri dan mengirimkan ke laboratorium forensic (labfor) Surabaya.

Secara terinci, AKP Yusuf Anggi SH, menyita barang bukti berupa alat untuk mengoplos miras tersebut diantaranya caramel cair berwarna putih 8 jurigen botol, bahan jadi Mansions House 2 jurigen besar, minyak tanah 2 jurigen, pewarna hitam 1 botol kecil, pewarna coklat 1 botol kecil, caramel padat 1,2 kg, alcohol hitam 2 kaleng, alkohol putih 3 kaleng, alat bantu pres dan cukak 7 biji, selang untuk pensulingan 1 biji, corong dan saringan untuk pengoplos 2 biji, Logo Mansions House dan Vodka 6 bendel masing-masing satu bendel 150, campuran warna coklat 1 botol 1,2 liter, tutup botol kemasan Mansion House dan Vodka 6 kresek besar berwarna hitam dan masing-masing satu kresek berisi 200 tutup botol, lem pelekat logo 2 biji, 19 botol Mansion House dan Vodka siap di jual, botol kosong untuk Mansion House sudah bersih siap diisi miras oplosan sebanyak 15 karung dan masing-masing karung berisi 70 botol kosong dan botol kosong untuk Vodka sudah bersih dan siap diisi miras oplosan di dalam kardus aqua 26 dan masing-masing kardusnya berisi 50 botol kosong.

Samsul Hidayat, 34, salah satu warga sekitar mengatakan tidak tahu kalau rumah tersebut menjual barang haram yang di jual di masyarakat, “Saya baru kali ini mengetahui rumah Abdul Rochim memproduksi membuat minuman haram tersebut,” kata Samsul Hidayat

Menurut tersangka Abdul Rochim, 55, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya menolak barang tersebut miliknya. “Ini adalah barang titipan dari teman saya Endang, warga Bangil Kabupaten Pasuruan. Saya tidak tahu siapa pemiliknya” kata Abdul Abdul Rochim.

Sementara AKP Yusuf Anggi SH, Kasat Narkoba menjelaskan kami masih memproses pasangan suami-istri untuk di mintai keterangan, “Saat ini kami masih dalam proses penyelidikan. Berdasarkan temuan yang kami sita tadi akan kami kirimkan ke Labfor Polda dan selanjutnya dibawa ke laboratorium kesehatan Jatim, ” kata AKP Yusuf Anggi yang di dampingi AKBP Setyo Budi, Polres Pasuruan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: